Latest Articles

By / Jumat, 21 Juni 2019 / No comments

Puisi Dimensi Waktu - Mita Sari

dimensi waktu, mita sari, memuisikan


Dimensi waktu


Perlahan aku terkikis
Oleh dimensi waktu
Terkurung dalam
Asa yang tak menyatu
Sungguh dimensi itu
Tak pernah mendukung
Kuakui memang takdir
Tak pernah berpihak
Pada ruang mindaku

Garut, 2019


Kabarmu kabarku

Tuan apa kabarmu
Semenjak hati tertusuk
Oleh perkakas yang amat berkarat
Tahukan rasanya ?
Sakit tuan
Biar tahu kabarku
Sekarang sedang tidak membaik
Itu saja


Jejak

Setelah ribuan jejakku langkahi
Meski kau berada di ujung bumi
Berada di planet angkasa
Jika tuhan menuntunmu padaku
Apa dayaku yang hanya bisa tersenyum
Melentangkan tangan
Dan menyambutmu dengan kata
Kemarilah ke sampingku
Jangan pergi ke planet lain untuk menemani bintang yang lebih indah di sana
Cukup denganku
Jaga berlianmu yang ada dibumi ini.


Gengsi

Egomu lebih akurat
Ketimbang sayang
Gengsimu lebih permanen
Ketimbang cinta
Sampai kau
Di koyak - koyak sepi


Melukis

Kau yang melukis rasa mentah itu
Dengan goresan air mata
Kau oleskan dengan kuas pada kanvas senja
Arsiran itu gelap terang hanya menghiasi kata saja
Kini menguras hati.



Mita Sari bisa di panggil Mitmut atau mitmit,  nama pena puisiku adalah Tanpa Nama. Diriku dilahirkan di garut asli orang sunda, usiaku 19 tahun. Mempunyai hobi membaca dan menulis itu juga kalau lagi mood bersahabat. Saya mahasiswa di Universitas Persatuan Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow @memuisikan

About Me

Instagram

Sidebar Posts

Popular Posts

Category