About Me

header ads

Perihal Perasaan - almiradif

puisi rindu, puisi perasaan,




Cara Bersedih
Terkadang "ia" berfikir,
bagaimana cara terbaik untuk bersedih. 
Apakah dengan menangis, diam atau berteriak histeris. 
Malam ini ia pun ingin bersedih, tanpa sebab dan alasan. 
Hanya ingin menangis. Berteriak hiteris. 
Namun keterbatasannya dalam berekspresi
Membuatnya hanya diam membisu--seperti biasa

Tanpa Menanti
Tidak ada yang lebih menyenangkan dari pada menunggu tanpa penantian.
Ditemani dengan Keikhlasan dan kesabaran.
Di selimuti dengan senyum tulus.
Tunggulah, sebuah proses akan berkolaborasi dengan waktu untuk membuat kejutan yang indah untukmu.
Dan akan tiba saatnya,
giliranmu memberikan reaksi yang seharusnya ditunjukan dengan tulus. 

Sudah Saatnya
Ia memeluk dari segala sisi hatinya yang kosong
Ntah apa yang telah direncanakannya
Perlahan beranjak, meninggalkan asa yang tak sempat tersampaikan
Permainan ini bagai bumerang untuknya. 
Ia tertawa kecil
Lalu berhenti dan menatap langit,
Mungkin memang saatnya menyudahi permainan ini, pikirnya. 

Perasaan Singkat
...
mengapa kita harus membanding-bandingkan kesedihan orang lain dengan diri kita sendiri; lalu menarik kesimpulan bahwa kitalah yang seharusnya merasa lebih pantas untuk bersedih
...


Perihal Perasaan
Perihal Perasaan,
Yang katanya tak dapat dikendalikan
Yang katanya tak dapat ditaklukkan
Perihal perasaan,
adalah sederhana yang tidak disederhanakan
adalah rumit yang tambah dirumitkan
Perihal perasaan adalah persepsi yang sulit untuk disamakan

Bisa jadi mengetahui, namun sulit sekali mengerti
Bisa jadi menghilang, namun sulit sekali menghapus ingatan
Perihal Perasaan memang sulit diartikan, bagi mereka yang tak dapat tenang ketika menyinggung perasaan

Namun jika kita memaknai secara perlahan
Perihal perasaan adalah satu sisi  untuk memantapkan  pilihan
Tidak untuk menjadi kelemahan
Pun tidak pula menjadi kendala

Perihal perasaan adalah perihal hati yang melengkapi logika,
bukan melengkapi nafsu dan kekecewaan.


Almira Difa Alnarid, bernama pena Almiradif. Lahir di Kediri pada tanggal 29 Oktober 1997. Kalian bisa baca tulisan saya di https://www.wattpad.com/user/almiradif dan di Instagram: anda.poem (puisi dan sajak) serta Instagram: Almiradif (Blog Pribadi).

Posting Komentar

0 Komentar