Latest Articles

By / Rabu, 31 Juli 2019 / No comments

Puisi Kasih Tak Sampai - Alqof Yusuf Kamila


puisi pahlawan, puisi cinta,


Gundah

Alunan musik mengisi kehampaan hatiku
Air mata langit mewakili perasaanku
Kesendirian ini menjadi saksi
Setiap keramaian masih merasa sepi
Sejenak merasa sepi
Pada sebuah taman penuh keramaian
Burung-burung berkicauan membuat hati penuh kerinduan
Detak waktu seakan enggan untuk bertambah
Menemani gelisahku di malam ini
Benarkan Tuhan ia kini telah pergi


Bayangan Ilusi

Hey Malam
Aku merasakan sepi
Pada setiap jalan yang kulalui
Melangkah pada bayangan hanya seorang diri
Di kesunyian malam ini
Tidak ada seorang pun yang menemani
Seolah olah hanya aku seorang diri
Kegelapan yang tak kusukai
Membuat takut rasa ini
Hey malam? Tahukah kamu, Aku adalah bayangan yang akan hilang saat kau pergi

Sepatah Rindu
Hati bicara tentang sebuah rasa
Pikiran melayang pada seseorang nan jauh di sana
Tuhan.. Apakah tentang rasaku ini?

Bila rasa itu tentang rindu katakanlah. Hati.
Agar pikiran ini tak tersiksa akan hadirnya rasa rindu.
Tuhan tolong jaga hatiku.
Dari kerinduan yang tak seharusnya.
Karna Sepatah rindu membuat hati kian tersiksa.. Merindu tapi tak dirindukan.


Kasih Tak Sampai
Langit di angkasa berwarna biru
Berharap kamu bahagia atas hidupmu ketika langit di angkasa tampak warna abu-abu
Berharap kamu tidak bersedih dan menderita akan hidupmu.

Ada kalanya di sini menantikan warna lain darimu.
Seolah itu kabar dan cerita darimu.
Saat masalah datang hidupmu.. Percayalah ada kasih sayang Allah untuk membuatmu bahagia.

Sesuatu sekali bukan?
Apabila kamu menemukan warna lain yang dapat membuatmu bahagia dan ceria.
Warna itulah yang akan menemanimu di saat langit menangis.

Bicaralah.
Jika bukan dia warna yang kamu suka
Bertahanlah.
Seolah aku yang memintamu agar bertahan dan tetap bahagia.


Rindu Belaian Cinta
Sepi. Sunyi. Bukan itu yang kumau.
Diriku kini merasa sendiri.
Hati masih saja berharap akan dirimu.
Hadir kembali dalam hidupku lagi.

Cinta.. begitu rumitnya.
Membuat hati rindu belaian cintanya.
Kata sayang terdengar manis
Menjadikan hati damai dan bahagia.

Cinta datanglah dengan kasih sayang.
Hadirlah kembali mengisi hati ini lagi
Sentuhlah jiwaku dengan kemesraan.
Memberikan rasa yang menghiasi kehidupanku lagi.

Penulis bernama Muhammad Rizqi A'luwi biasa dipanggil Alwi. Mempunyai nama pena yang Bernama Alqof Yusuf Kamila. Lahir di Jakarta 6 Juni 1996. Pendidikannya lulusan Sarjana Sosial di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Hobi menulis sejak Madrasah Aliyah Negeri 18 Jkt saat bergabung di ekskul Jurnalistik . Penikmat karya sastra dan menyukai karya sastra terutama puisi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow @memuisikan

About Me

Instagram

Sidebar Posts

Popular Posts

Category