Latest Articles

By / Selasa, 13 Agustus 2019 / No comments

Puisi Asa dan Rasa - Tita Hawa Grahayani

puisi rindu, puisi indonesia, puisi terbaik, contoh puisi



Asa dan Rasa

Ketika hari berlalu pergi
Ada waktu yang ingin kembali
Mengulang sebuah memori
Meski akhirnya akan tersesali, lagi

Ada berontak yang berkepanjangan
Timbulkan sesak tak berkesudahan
Menggoda hati tuk terus lakukan
Ingatkan hari yang harusnya hanya kenangan

Kisah yang abu abu kini menggebu
Seolah detiknya ia muncul selalu
Merayap dan menetap dalam kalbu
Menebalkan angan yang pernah berlalu

Kebingunan ini terus melanda
Tak tahu malu ia berbicara
Bahwa hari itu hidupkan sebuah asa
Seorang manusia yang tak mengerti rasa



Dua Koma Muka

Bukan hal yang baru memang
Hujatan dibalut senyuman
Makian dibungkus pujian
Lalu untuk apa?

Tentu saja..Hati
Berlomba cari simpati
Coba menang tanpa prestasi

Tak ada yang salah
Toh itu alamiah
Dua koma muka sah saja
Dan diamini oleh pemirsa


Hati


Hati, sebuah misteri yang digenggam Ilahi
Maha penguasa yang mampu memutar balik hati

Hati, mampu cerminkan diri
Refleksi sempurna sebuah pribadi

Namun kini, hati pun dimanipulasi
Oleh lisan yang tak terhenti
Menutupi hati yang memang tak nampak lagi

Begitu manis lisannya, walau meringis hatinya
Begitu indah katanya, walau gundah hatinya

Tak ada yang mampu menerka
Walau “katanya” sesuai dan nyata
Senyumnya belum tentu bahagia
Tangisnya bukan berarti kecewa


Manusia Sekarang

Bukan untuk reka yang tak berfaedah
Bukan pula untuk cela terlebih ghibah
Ini hanya ungkapan, sebuah pemikiran resah
Di akhir zaman, ternyata makin banyak yang berubah

Ditakdirkan ia rezeki berlimpah
Mau apa saja cukup memberi titah
Yang didekatnya hanya “iya” tanpa menyanggah
Membuatnya merasa gagah
Tenteng bahu enggan merebah

Makin lama makin tak tergoyah
Yang ia benci, hitungan waktu musnah
Tak ada yang mampu mengubah
Ucapnya berisi sumpah serapah
Tunjuk tangan, selalu menyalah



Tanpa Makna

Saat ucapan hanya sebuah ungkapan
Tak ada maksud apalagi makna
Terlewat begitu saja
Sekadar formalitas belaka

Mudah keluar, mudah lupa
Katanya tak apa, memang begitu kodratnya




 Tita Hawa Grahayani. Seorang mahasiswi dan juga karyawan sebuah perusahaan fashion di Bandung. Suka menulis sejak sekolah menengah dan aktif mengikuti lomba membaca puisi saat sekolah.
Mari kenal lebih jauh dengan berteman di media sosial Instagram : @tita.hawa Facebook : Tita Hawa Grahayani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow @memuisikan

About Me

Instagram

Sidebar Posts

Popular Posts

Category