About Me

header ads

Apa kamu juga kesepian?



Judul: Apa kamu juga kesepian?
Ditulis oleh: Ryan Ari Rap
Dibaca oleh: Hermosa-Chin


Apa kamu juga kesepian?

Ketika malam tiba; Orang-orang mulai menuju kamar masing-masing, lampu-lampu padam, jalanan mulai sunyi, sebagai tanda bahwa kehidupan dunia mulai terlelap.

Ketika orang lain tertidur, ketika itu kesepianku akan terbangun dari tidurnya. Menjelajah sunyi dalam kamar yang gelap, aku berbaring melepas segala lelah; pada hati yang kesepian dan mata yang sulit untuk terpejam.

Jika sudah demikian, imsomnia akan menemani sepanjang malam. Tubuh yang lemah terbaring kesepian, tanpa aba-aba, aku akan kembali menyalakan ponsel yang berada di dekat kepalaku.

Tidak ada notifikasi apa pun. Tidak ada pesan baru yang masuk. Aku hanya bisa membuka pesan lama yang belum sempat aku baca, atau karena satu dan lain hal aku tidak ingin membaca sebelumnya.

Aku menelusuri pesan masuk di WhastApp, mengurutkan daftar nama kontak yang ada. Melirik di bagian status whatsaap yang diisi status kisah-kisah tentang diri sendiri. Terkadang ada kata-kata yang menarik, foto atau video yang lucu.

Aku lebih tertarik pada status yang berisi kata-kata, dari quotes orang orang terkenal, atau kata-kata yang lahir dari hati yang terluka.

Di status WhatsApp sama halnya dengan status di Media sosial lain, seperti Instastory; kata-kata kesepian bertebaran, kata kata sakit hati bertebaran. Sebagian orang mengungkapkan kegalauan hatinya, sebagian yang lain mengutuk orang yang telah melukai hatinya.

Ada diantara mereka yang tidak lagi tahan dengan kenyataan yang begitu memilukan, pada persoalan hidup yang penuh derita tak tertahankan. Menuliskan kepedihan, ingin lari dari kenyataan. Ingin melupakan kehidupan, ingin pergi sejauh mungkin dan tak lagi butuh semua ini.

Atau seperti aku, dalam kamar, sunyi, gelap sendiri. Aku menulis di statusku;  bajingan!, ekpresi untuk mengutuk semua kesendirian dan kesedihan yang tak berkesudahan.

Setelah aku selesai membaca status orang orang, membaca keluh kesah daftar nama di kontak yang aku kenali, membaca keluh kesah; sakit hati dan caci maki. Aku pun mampu merasakan kesepian dan kesakitan mereka.

Kesepian dan kesakitan mereka sama besarnya dengan kesepian dan kesakitan yang aku alami. Ini menyadarkanku, bahwa semua ini tidak aku alami seorang diri.

Mungkin, mereka pun sama denganku, menghabiskan malam, tersiksa imsomnia, dakam kamar yang sepi dan gelap, melihat ponsel sepertiku, menemukan kenyataan tidak ada notifikasi atau pesan baru, dan menghabiskan waktu menelusuri status demi status orang lain, dan membaca kesedihan dan kesepian yang sama-sama sedang kita rasakan.

Apa kamu salah satunya? Entahlah. Semuanya kesepian. Atau hanya aku yang merasakan kesepian dan kesakitan di setiap malam?



#yakamubenar membacakan karya, bercerita, kesedihan dan makian. Jangan dianggap serius! Kami manusia labil.
Youtube: https://www.youtube.com/yakamubenar 
Instagram: https://instagram.com/yakamubenar/

Posting Komentar

0 Komentar