Latest Articles

By / Rabu, 30 Oktober 2019 / No comments

Semua Hal Tentang Kamu - Haniq Setyaningrum


puisi rindu puisi kasih

Untuk Kamu yang Selalu Hadir di Mimpiku

Aku ingin sedikit bercerita di sini, tentang apa yang aku alami beberapa hari ini. Sudah hari ke sekian, aku melihat dia di mimpiku. Dia datang lalu menyapaku, dia datang membawa kembali senyuman itu. Jika kalian ingin tahu, dia sudah lama pergi dari hidupku. Namun sampai saat ini, bayangnya masih menjadi halusinasi terhebatku. Dia datang di setiap malamku, menghampiri setiap mimpi-mimpiku dan membuatku bahagia di dalamnya. Mengapa? Sebenarnya apa yang terjadi? Aku pun tidak tahu jawabannya. Karena setiap kali aku terbangun di pagi hari, aku hanya terkejut dan mengingat kembali apa yang terjadi semalam dalam mimpi itu. Dan aku selalu bertanya “mengapa dia harus hadir di saat semuanya sudah terasa biasa?”

Aku paham jika kita pernah bersama, dahulu. Kebersamaan yang cukup lama dan mampu menguras segala emosi. Baik itu kita merasa senang, bahagia, marah dan kecewa. Semua itu pernah kita lalui. Bahkan sampai kebersamaan kita harus berakhir.

Mungkin aku memang rindu, sampai kamu selalu hadir dalam mimpiku. Dan selalu memberikan senyuman itu, senyuman yang tak pernah berubah dan tetap sama seperti dulu.

Semuanya sungguh berbeda, kamu dalam mimpiku berbeda dengan kamu yang ada di depanku. Saat ini, kamu sudah jauh melangkah. Dan langkah kakimu itu membawamu pergi jauh dariku. Padahal, kamu yang aku temui setiap malam selalu berhasil membuat segalanya menjadi indah. Membuang semua kelam dan memberikan bahagia yang sangat mendalam. Rasanya, aku ingin mimpi terus berlanjut tanpa terhenti di saat aku terbangun. Kamu tahu kenapa? Karena aku menemukan kembali sosok kamu yang pernah dengan sangat menyayangiku, kamu yang pernah menjadi bagian terhebat dalam segala urusanku dan kamu.. kamu yang pernah selalu ada di saat-saat terpurukku.

Sejujurnya, aku ingin sekali menemuimu. Hanya untuk melepas rindu. Aku rindu, bukan berarti aku ingin kembali padamu. Aku hanya merindukan kebiasaan kita, yang setiap harinya kita lakukan. Hanya itu. Karena, saat ini aku sudah kehilangan semuanya. Kita kembali menjadi asing, seperti tak pernah mengenal satu sama lain.

Untuk kamu yang selalu hadir di mimpiku..
Terima kasih karena sampai detik ini, kamu masih sanggup membuatku bahagia. Kamu masih sanggup membuatku tersenyum seperti biasanya. Terima kasih karena kamu tidak benar-benar pergi. Walaupun hadirmu hanya ada dalam mimpi.


Akankah Semua Terulang Kembali?

Hari ini aku dikejutkan dengan pesan singkat yang aku terima dari dia. Dia yang sudah cukup lama pergi dari kebiasaanku. Dan seketika aku berpikir “apa ini ada hubungannya dengan mimpi-mimpiku yang terjadi pada akhir-akhir ini?” kamu tahu apa isi pesan itu? Sejujurnya aku paham akan maksudnya. Setelah ini, aku pastikan ada pertemuan kembali aku dengan dia. Terkadang aku bingung pada semua hal tak terduga yang sering terjadi padaku. Entah hanya perasaanku saja, atau memang seperti itu kenyataannya. Bahwa setiap momen yang pernah terjadi dalam hidupku, selalu terulang dan itu berulang kali. Mungkinkah kali ini menjadi kali ke sekian aku mengulang salah satu momen tersebut?
Aku tidak ingin terlalu berharap pada apa yang ada. Karena terkadang, semua yang aku lihat hanya sekedar ilusi semata. Yang terlihat indah namun pada nyatanya tidak seindah itu, bahkan bisa terlihat sangat buruk dan terasa pahit.

Memang aku yang menyudahi semuanya dahulu. Aku yang berkata akan pergi dan tidak akan hadir untuk mengganggu kehidupannya lagi. Dan semua itu sudah aku lakukan. Hingga hati, pikiran serta mataku kembali pulih. Hingga aku mampu merasakan bahagia yang lebih dari sebelumnya. Sampai akhirnya, dia datang lagi. Dia datang memang bukan untuk mengulang, namun itu merusak segala yang telah aku perbaiki. Aku takut, perlahan waktu kembali mempertemukan kita.

Kamu tahu bukan? Waktu sanggup membuat segalanya yang tidak mungkin menjadi sangat mungkin. Akankah waktu masih berpihak padanya? Tapi untuk saat ini, hatiku sudah tak ingin lagi dia ada di sini.




Kamu Kembali Saat Aku Telah Lupa

Setelah hari itu, di mana kamu pergi meninggalkan aku. Aku mulai membiasakan diriku tanpa hadirmu. Mencari kesibukan dengan maksud agar aku mampu melupakan segala hal yang sudah terjadi. Merasa kembali pulih dan biasa saja dengan situasi yang ada. Satu bulan, dua bulan sampai pertengahan bulan ketiga di benakku masih ada kamu. Bayangmu masih sering menghampiri mimpiku. Aku terus mencoba untuk berhenti memikirkan segala hal yang berkaitan dengan kamu. Hingga awal bulan keempat aku berhasil, hatiku kembali pulih dan pikiranku sudah tak tertuju padamu. Sikap acuhku terhadap apa saja yang kamu lakukan mulai muncul.

Senyuman yang telah lama menghilang, kini kembali menghiasi rona wajahku. Dengan penuh semangat aku menjalani hari-hariku, tertawa bahagia bersama teman-teman dan orang tersayangku. Seakan kehidupanku saat ini adalah kehidupan yang tidak pernah aku dapat sebelumnya. Banyak hal indah yang berdatangan, masalah demi masalah menghilang. Sampai hati ini bergumam “aku tak pernah merasakan bahagia yang seperti ini”

Tapi, itu semua tidak bertahan lama. Kamu kembali dengan sejuta harapan yang pernah kamu berikan dahulu. Kamu kembali seakan tak pernah pergi. Kamu membawa kembali kesedihan yang dengan susah payah aku hilangkan. Kamu kembali saat aku telah lupa akan semuanya. Membuatku kembali berpikir dua kali untuk menolak permintaanmu.

Kamu selalu berhasil membuatku gagal dalam mencoba. Kamu selalu berhasil menghancurkan dinding tebal yang aku bangun. Kamu pun berhasil membuatku tidak bisa tidur karena terus memikirkanmu. Mungkin memang hatiku lemah, hanya begitu saja aku langsung kalah. Padahal sudah jelas sebelumnya aku mampu melupakanmu.

Kamu tahu? Kamu memang pernah menjadi bagian terindah di kehidupanku. Tapi semua itu hancur hanya karena ada bagian kecil yang patah. Dan bagian itu sudah tidak bisa kembali menyatu. Jadi, bantulah aku! Jangan kamu kembali dan merusak segala usaha yang saat ini aku lakukan.






Haniq Setyaningrum
memiliki nama pena Setya Sastra, lahir di Jakarta, 10 September 2000. Tinggal di Jalan Karet Pasar Baru Barat I Rt 06/rw 07 no.43  Jakarta Pusat. Bersua maya melalui Email haniqsetyaningrum01@gmail.com 
Instagram: https://www.instagram.com/haniqsetyaningrum
Facebook: https://www.facebook.com/haniqsetyaningrum
Twitter: https://www.twitter.com/haniqsetyaning

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow @memuisikan

About Me

Instagram

Sidebar Posts

Popular Posts

Category